Keluarga Besar BJ Habibie Berterima Kasih Kepada Pemerintah RI
Ia menjelaskan, almarhumah dirawat di Rumah Sakit Gross Haden, Munich, Jerman, sejak 24 Maret hingga 22 Mei 2010 karena penyakit yang cukup berat, sehingga dokter harus melakukan operasi sebanyak 12 kali dalam waktu satu setengah bulan.
Jakarta-Keluarga Besar mantan Presiden RI BJ Habibie menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang telah memberikan perhatian besar kepada almarhumah Dr Hj Hasri Ainun BJ Habibie sejak pengurusan di Jerman hingga proses pemakaman kenegaraan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. "Bahkan perhatian dan kepedulian Bapak Presiden sejak masa perawatan almarhumah terasa sangat berarti bagi kami," kata adik kandung BJ Habibie, JE Habibie, pada saat pemakaman Ainun Habibie di TMP Kalibata, Jakarta, Selasa (25/5).
"Semua operasi sebenarnya berjalan lancar, namun karena penyakit yang diderita sangat berat, akhirnya Allah SWT telah memanggilnya ke haribaan-Nya pada 22 Mei 2010, pukul 17.00 waktu Jerman," katanya. Menurutnya, almarhumah wafat dengan tenang dan damai, didampingi suaminya, BJ habibie, yang memang tidak pernah meninggalkan istrinya di pembaringan sejak perawatan hingga ke Jakarta. Sumber: kmnfonews
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Apa dan Siapa
- Presiden meminta agar agama dijadikan sebagai landasan moral dan etika
- Menag: Cara Pandang Kerukunan Beragama Harus Jernih
- Buya Hamka, Mendapat Anugerah Pahlawan Nasional
- Keteguhan Ramlah binti Abu Sufyan Dalam Memeluk Islam
- "RADEN AJENG KARTINI" Pahlawan Pejuang Wanita
- Membangun Karakter Bangsa dengan Mental yang Sehat oleh Free Hearty*)
- Membangun Mental dan Karakter Bangsa oleh Ibnu Syirin SS
- Arrial Dwi Sentosa, Bocah 12 Tahun Bisa Buat Antivirus
- Suryadharma Ali Stop Diperbudak Rokok
- Kunjungan Obama ke Indonesia Lebih "Welcome"
- Infotaimen Berbau Klenik dan Mistik dan Ahli Kebathinan yang Menyesatkan Masyarakat
- Ilmuwan Mesir Prof Dr Zagloul Mohamed El-Naggar : Kemajuan Iptek Ungkap Keajaiban Al Quran
- Penggagas Hari Membakar Alquran Dibayangi Kebangkrutan
- Perempuan Tua Wasiatkan Seikat Sapu Lidi
- MUI: Dua Vaksin Manengitis Menveo Meningococcal, dan Mevac ACWY 135 Halal Untuk Jamaah Haji
- Kak Seto Mulyadi: Empati Terhadap Anak-anak Saat Ini Kurang
- Dr. K.H. Idham Kholid: Semasa Hidupnya Menerima Amanah Berbagai Posisi Penting
- Presiden SBY: Idham Chalid Seorang Tokoh Besar, Dengan Pemikiran Besar dan Jasa Sangat Besar
- Keluarga Besar BJ Habibie Berterima Kasih Kepada Pemerintah RI
- Riwayat Hidup Ainun Habibie
- Pemerintah Kota Surakarta, Gesang Akan Dijadikan Nama Jalan
- Paus: Gereja Harus Bertobat, Karena Menjadi Sarang Dosa!
- Sahal Mahfudh, Kemajemukan Umat Islam Indonesia Perlu Sinergi Antar Komponen Umat Islam
- Suryadharma Ali: Al Quran Sebagai Inspirator Kemajuan Untuk Menggapai Kehidupan Lebih Baik
- Ponpes Karya Nyata Caringin Bogor Telah Melatih 47.500 Peserta Agribisnis Terpadu
- MK, Akan Memutus Perkara Uji Materiil Undang-Undang Pencegahan Penodaan Agama
- KH. Musthofa Bisri (Gus Mus) dan KH. Hasyim Muzadi Ditetapkan Sebagai Wakil Rais PBNU
- Din Syamsuddin: Prinsip Muhammadiyah Banyak Disalahpahami
- Prof. Dr. Komarudin Hidayat, Buramnya Pendidikan Agama, Benarkah?
- Amien Rais, Century Dan Kisah Nabi Isa













