Kajian Tafsir QS An Nisaa 174-175, Muhammad SAW dan Bukti Kebenaran Agama Yang Dibawanya

Addthis

Nabi Muhammad SAW adalah seorang yang ummi dapat menjadi bukti yang nyata bahwa Beliau adalah seorang Nabi dan Rasul Allah, karena tidak mungkin seorang ummi yang tidak pernah membawa kitab-kitab akan membawa satu syari’at dan peraturan-peraturan yang demikian baik dan sempurna. Al-Qur’an adalah mukjizat dan obor yang dapat menerangi dan menunjuki setiap jiwa ke jalan yang benar. Orang-orang yang beriman dan berpedoman kepada Al-Qur’an maka pasti akan dapat manfaat yang sebesar-besarnya dari Al-Qur’an  itu dan pasti akan selalu mendapat petunjuk serta rahmat dan lindungan Allah SWT. Allah SWT berfirman:

 

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءكُم بُرْهَانٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَأَنزَلْنَا إِلَيْكُمْ نُوراً مُّبِيناً

 

Indonesia:

Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Rabbmu, (Muhammad dengan mujizatnya) dan telah kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al-Quran). (QS. 4:174)

English:

O people, a proof has come to you from your Lord; we have sent down to you a profound beacon. (QS. 4:174)

 

 

فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُواْ بِاللّهِ وَاعْتَصَمُواْ بِهِ فَسَيُدْخِلُهُمْ فِي رَحْمَةٍ مِّنْهُ وَفَضْلٍ وَيَهْدِيهِمْ إِلَيْهِ صِرَاطاً مُّسْتَقِيماً

 

Indonesia:
Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya, niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya. (QS. 4:175)

English:

Those who believe in GOD, and hold fast to Him, He will admit them into mercy from Him, and grace, and will guide them to Him in a straight path. (QS. 4:175)

Tafsir:

Pada dua ayat tersebut di atas dikemukakanlah seruan kepada manusia seluruhnya, agar mereka mengikuti agama yang benar ini (Islam) dan menjadikannya pedoman hidup untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Pada ayat (174) ini Allah menyeru semua manusia di atas dunia dan menyatakan bahwa telah datang kepeda mereka keterangan-keterangan yang jelas dari Tuhan mereka, dan dikuatkan oleh dalil-dalil dan alasan alasan yang nyata dan benar, yang dibawa oleh seorang Nabi dan Rasul-Nya yang “ummi” yang tidak tahu tulis baca. Keadaan buta huruf itu saja sudah menjadi bukti yang kuat atas kenabian dan kerasulannya atas keberanan agama yang dibawanya yang cukup mempunyai peraturan-peraturan dn hukum-hukum untuk mengatur kehidupan manusia di dunia dan memberikan petunjuk berupa ivadat dan amal soleh untuk mencapai kebahagiaan di akhirat.

Dalam ayat lain Allah berfirman:

 

هُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ عَلَى عَبْدِهِ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ لِيُخْرِجَكُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَإِنَّ اللَّهَ بِكُمْ لَرَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

 

Indonesia :

Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Quran) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu. (QS. 57:9)

English :

He is the One who sends down to His servant clear revelations, in order to lead you out of the darkness into the light. GOD is Compassionate towards you, Most Merciful. (QS. 57:9)

Dengan demikian jelaslah bahwa Nabi Muhammad SAW, yang ummi (buta huruf) pembawa suatu syari’at yang sempurna untuk kebahagiaan dunia dan akhirat tidak mungkin kalau beliau bukan seorang Bani dan utusan Allah. Dan jelas pulalah bahwa Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya bukan buatannya, tetapi benar-benar wahyu dari Tuhan semesta alam.

Kemudian pada ayat (175) Allah memberikan ketegasan kepada manusia sesudah menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Rasul-Nya dan Al-Qur’an adalah cahaya dan petunjuk yang diturunkan-Nya, bahwa siapa saja yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada ajaran Al-Qur’an itu, akan dimasukkan ke dalam rahmat-Nya yaitu surga dan akan  selalu berada dalam lindungan-Nya. Suatu rahmat dan karunia yang tak dapat dibayangkan oleh manusia bagaimana besar dan mulianya. Ibnu ‘Abbas berkata: yang dimaksud dengan rahmat-Nya disini ialah surga dan dengan karunia-Nya. Karunia yang akan dinikmati  oleh para penghuninya yang belum pernah dilihat oleh mata dan belum pernah didengar oleh telinga dan tak terbayangkan dalam pikiran betapa bahagia dan senangnya orang yang dapat menikmatinya. Selain dari itu Allah akan memberinya petunjuk dan hidayah serta taufiq-Nya agar ia selalu berada di jalan yang lurus, jalan yang benar yang akan menyampaikan kepada rahmat-Nya yang besar itu. Ibnu Syirin S. Sumber: Al-Quran dan Tafsirnya UII Jilid II

Catatan: ada beberapa kesalahan penulisan harakat dalam ayat 174-175 bukan karena kesengajaan, namun software yang belum mendukung, mohon maklum.

Add comment


Security code
Refresh