Menag Setuju Pendoktrin Dihukum Berat
Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) sepakat pemberian hukuman berat tak hanya kepada pelaku bom. Kepada orang yang memberikan doktrin aksi bom juga perlu dikenai hal yang sama. “Saya setuju (pendoktrin-red) dihukum seberat-beratnya karena itu bagian dari jaringan tapi jangan sampai hukuman mati,” kata SDA sebelum rapat kerja dengan komite 3 DPD, di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2011). Menurutnya, harus diambil tindakan nyata setiap ajaran yang menyimpang. Kementerian Agama sendiri hanya bisa melakukan tindakan preventif agar masyarakat tidak terprovakasi dengan setiap aksi bom yang terjadi.
“Kalau dari Kemenag berupaya sekuat tenaga agar masyarakat tidak terprovokasi. Ini tindakan biadap dan tidak berperikemanusiaan yang kita harapkan masyarakat tak terprovokasi. Ini pasti bukan keinginan umat beragama tapi pihak yang menghendaki Indonesia tidak aman dan harus dipahami ini menjadi musuh kita bersama,” ujarnya.
SDA menambahkan pemahaman yang akan diberikan lebih menitikberatkan pada pemahaman larangan agama untuk tidak membunuh dan tidak menyebarkan fitnah serta kebencian. Selain itu, lanjut SDA, pihaknya akan memberi pemahaman tidak mengeneralisir adanya kasus pemboman seakan seperti inilah kondisi negeri yang memiliki umat Islam terbesar. Sumber:Kemenag
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Berita Babinrohis
- Boediono: Masjid Jangan Jatuh ke Tangan Penyebar Radikalisme dan Terorisme
- Pendidikan Modern Tertua Ada di Pesantren
- Presiden Akan Hadiri Harlah IPHI di Solo
- Menag: Ulama dan Tokoh Agama Harus Luruskan Demokrasi yang Kebablasan
- Komaruddin Hidayat: Agama Sebagai Peradaban, Bukan Alat Kepentingan Politik
- Suryadharma Ali: Perbedaan Agama atau Golongan Jangan Timbulkan Perpecahan Umat
- SBY Ajak Masyarakat Indonesia Kembali ke Jati Diri Bangsa yang Mulia
- SBY: Rasulullah SAW Mengelola Kemajemukan Tanpa Ada yang Ditinggalkan
- Hati-Hati Ada yang Ingin Pecah-Belah Umat Islam
- Nasaruddin Umar: Mahasiswa Harus Jadi Creative Minority
- Menag: Pencegahan Miras Jangan Terpaku Aturan Formal
- Nasaruddin Umar : Pembinaan Umat Diorientasikan Menuju Kemandirian
- Suryadharma Ali: Ajak Momentum Hijrah Untuk Menuju Kehidupan yang Lebih Baik
- Wakil Kemenag: Kemenag Kembangkan Kawasan Bina Kerukunan
- Wakil Menteri Agama Akan Gunakan Pendekatan Komprehensif
- Radikalisasi Marak Karena Remaja Enggan Mengaji Al Quran
- Tambahan Kuota Haji 2012
- Puncak Ibadah Haji 1432 H
- Menag Setuju Pendoktrin Dihukum Berat
- Lapan Terbitkan Buku Astronomi tentang Kalender Hijriah
- Halal bi Halal Kemnakertrans
- Bahrul Hayat: Pemerintah Tetapkan Besaran BPIH 2011 dan Waktu Pelunasan
- Seminar 1/2 Hari "Membangun Entreurpreneur Muslim"
- Awal Ramadhan Diperkirakan Tidak Berbeda
- Suryadharma Ali: Da`i Agar Sampaikan Islam Rahmatan Lil Alamin
- Suryadharma Ali: Tidak Fair Menuding Pesantren Basis Gerakan Radikal
- Suryadharma Alie: "NII Harus Dibasmi"
- Menag: Pelajaran Agama Perlu Ditambah di Sekolah dan Perguruan Tinggi
- Pelatihan Dakwah di Dunia Cyber
- Ketua PBNU: Radikalisme Tak Mungkin Dihadapi Secara Parsial












