Pengajian Masyarakat Intelektual bersama Prof. DR. Ali Mustafa Yaqub, MA
Dalam hiruk pikuknya kehidupan masyarakat di Ibu Jakarta ternyata masih ada kelompok masyarakat yang peduli dengan nasib dan masa depan bangsa khususnya arah kehidupan Islam di tanah air. Masyarakat yang dimaksud adalah Masyarakat Intelektual yaitu orang-orang yang tergabung satu majelis duduk bersama mendiskusikan hal-hal/issu-issu strategis yang tengah dihadapi oleh masyarakat sebagai warga bangsa . Pengajian Masyarakat Intelektual yang dilaksanakan setiap bulan sekali ini berlangsung di Aula No. 34 Masjid Istiqlal Jakarta kerjasama Kementerian Agama RI, DPN KORPRI, FOKKUS BABINROHIS dan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI).
Hadir sebagai narasumber pada acara tersebut Prof. DR. Ali Mustafa Yaqub, MA,I mam Besar Masjid Istiqlal dengan mengambil tema “Peran Lembaga Sertifikasi Negara-negara Eropa di Bidang Da’wah Islamiyah”. Acara yang berlangsung pada hari Jum’at 28 Januari 2011 pukul 07.00 – 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Fokkus Babinrohis yang baru H. A. Aziz Rifa’i M,. SH, MM yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bidang Kependudukan, Sekjen Fokkus Babinrohis Drs. H. Moch Sugiarto, MM, Staf Kusus Menakertrans Drs. H. Abdul Wahid Maktub, MA, beberapa pengurus Fokkus Babinrohis lainnya serta masyarakat intelektual dari lingkungan Kementerian, LPNK, BUMN, Swasta serta Umum.
Hal menarik yang disampaikan oleh Prof. DR. Ali Mustafa Yaqub, MA adalah mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat di negara-negara maju di Barat (Eropa, Amerika, dll) akan penting produk halal untuk melindungi komunitas muslim yang ada dan tinggal di negara-negara tersebut, dan hampir di setiap negara di Eropa dan Amerika telah ada lembaga seriifikasi halal. Lembaga-lembaga sertifikasi halal tersebut ada yang berdiri sendiri dan ada pula yang berupa lembaga bagian dari sebuah lembaga dakwah. Di Jerman terdapat lembaga yang disebut Halal Control Sertification Body. Tujuan dari lembaga-lembaga tersebut adalah untuk melindungi umat Islam di negara-negara tersebut dari mengkonsumsi produk haram. Kemudian juga memperkenalkan pihak-pihak di luar Islam tentang produk-produk halal dan umat Islam agar tidak akan mengkonsumsi produk-produk haram.
Prof. Ali Mustafa juga mengatakan bahwa KEMISKINAN memegang peran dalam pengembangan dakwah di Eropa. Sebagaimana diketahui bahwa di Eropa dan Amerika penduduk muslimnya masih didominasi oleh kaum pendatang (mayoritas dari India, Pakistan, Bangladesh, dan negara-negara Timur Tengah. Kebanyakan dari mereka adalah kelompok-kelompok muslim pendatang yang masuk dalam katagori miskin di negaranya dan kemudian mereka bekerja dan menetap di negara-negara Eropa dan Amerika sambil mengembangkan da’wah Islam. Red.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Berita Babinrohis
- Boediono: Masjid Jangan Jatuh ke Tangan Penyebar Radikalisme dan Terorisme
- Pendidikan Modern Tertua Ada di Pesantren
- Presiden Akan Hadiri Harlah IPHI di Solo
- Menag: Ulama dan Tokoh Agama Harus Luruskan Demokrasi yang Kebablasan
- Komaruddin Hidayat: Agama Sebagai Peradaban, Bukan Alat Kepentingan Politik
- Suryadharma Ali: Perbedaan Agama atau Golongan Jangan Timbulkan Perpecahan Umat
- SBY Ajak Masyarakat Indonesia Kembali ke Jati Diri Bangsa yang Mulia
- SBY: Rasulullah SAW Mengelola Kemajemukan Tanpa Ada yang Ditinggalkan
- Hati-Hati Ada yang Ingin Pecah-Belah Umat Islam
- Nasaruddin Umar: Mahasiswa Harus Jadi Creative Minority
- Menag: Pencegahan Miras Jangan Terpaku Aturan Formal
- Nasaruddin Umar : Pembinaan Umat Diorientasikan Menuju Kemandirian
- Suryadharma Ali: Ajak Momentum Hijrah Untuk Menuju Kehidupan yang Lebih Baik
- Wakil Kemenag: Kemenag Kembangkan Kawasan Bina Kerukunan
- Wakil Menteri Agama Akan Gunakan Pendekatan Komprehensif
- Radikalisasi Marak Karena Remaja Enggan Mengaji Al Quran
- Tambahan Kuota Haji 2012
- Puncak Ibadah Haji 1432 H
- Menag Setuju Pendoktrin Dihukum Berat
- Lapan Terbitkan Buku Astronomi tentang Kalender Hijriah
- Halal bi Halal Kemnakertrans
- Bahrul Hayat: Pemerintah Tetapkan Besaran BPIH 2011 dan Waktu Pelunasan
- Seminar 1/2 Hari "Membangun Entreurpreneur Muslim"
- Awal Ramadhan Diperkirakan Tidak Berbeda
- Suryadharma Ali: Da`i Agar Sampaikan Islam Rahmatan Lil Alamin
- Suryadharma Ali: Tidak Fair Menuding Pesantren Basis Gerakan Radikal
- Suryadharma Alie: "NII Harus Dibasmi"
- Menag: Pelajaran Agama Perlu Ditambah di Sekolah dan Perguruan Tinggi
- Pelatihan Dakwah di Dunia Cyber
- Ketua PBNU: Radikalisme Tak Mungkin Dihadapi Secara Parsial











