Dubes RI Untuk Vietnam, Soft Power, Kunci Asia Tenggara Memenangi Persaingan Abad ke-21
ImageVietnam--Keberhasilan suatu negara pada abad ke-21 tidak lagi pada kekuatan senjatanya. Namun, terletak pada ‘soft power’, yakni kemampuan untuk bersaing dan beradaptasi pada dunia global yang bergerak sangat cepat. Keberhasilan itu bisa dicapai oleh setiap negara, baik negara besar, sedang maupun kecil. Asia Tengara telah bergerak ke arah itu. Asia Tenggara merupakan kawasan yang berbeda dulu dan kini. Dulu Asia Tenggara diwarnai oleh perang di Vietnam, di Kamboja, dan konflik di Timor Timur. Rasa saling curiga begitu lebar. Asia Tenggara saat ini telah mengalami perubahan yang sangat pesat dan fundamental, baik geopolitik maupun geoekonomi. ASEAN tengah menuju ke arah perubahan untuk memenangi persaingan abad ke-21.
Demikian dikemukakan Dubes RI untuk Vietnam pada kuliah umumnya di Kampus Universitas Hanoi (06/5). Kuliah umum yang dihadiri oleh lebih dari 170 mahasiswa, dosen dan Pimpinan Universitas Hanoi, dibanjiri berbagai pertanyaan oleh mahasiswa dari berbagai jurusan.
Dubes mengawali kuliahnya dengan menjelaskan perkembangan dan kemajuan yang dicapai Indonesia sejak memasuki era demokrasi. Disampaikan pula peran Indonesia di kawasan dan di fora internasional, serta hubungan dan kerja sama RI-Vietnam secara bilateral, regional dan internasional.
Kemajuan yang dicapai Indonesia saat ini telah membalikkan prakiraan banyak ahli dan pengamat. Saat mengalami multi krisis, Indonesia diperkirakan akan seperti Balkan. Namun kini Indonesia telah pulih. Saat krisis global, perekonomian Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebagai salah satu yang tertinggi di dunia. Namun demikian, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Indonesia.
Kemajuan itu semakin mendorong Indonesia untuk lebih berperan di kawasan dan di fora internasional dengan tetap mempertahankan dan memperkuat hubungan bilateralnya dengan berbagai negara, termasuk Vietnam sesuai amanat konstitusi. Mengenai hubungan bilateral Indonesia dengan Vietnam, Dubes menegaskan, bahwa Indonesia akan terus memperkuat dan mengembangkan hubungannya dengan Vietnam berdasarkan “the Declaration on the Framework of Friendly and Comprehensive Partnership Entering the 21st Century,” berbagai persetujuan yang telah ditandatangani serta hasil pertemuan Komisi Bersama.
Diyakinkan bahwa pengembangan dan penguatan hubungan akan dapat dicapai mengingat Indonesia dan Vietnam merupakan dua negara di Asia yang memiliki latar belakang sejarah yang sama: berperang melawan penjajah untuk kemerdekaannya. (Ibn S/8/5/2010) sumber: KBRI Hanoi dpl
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Mancanegara
- Dua Puluh Ribu Lebih Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Air
- Qaradawi Islamic Center Sebar Pesan Islam Kepada Dunia
- Tony Blair (Mantan PM Inggris) Baca Al-Qur’an Setiap Hari
- Athena: Tantangan Kerukunan Umat Beragama Ada di Generasi Muda
- Subject: Japanese Boy Teaches a Lesson in Sacrifice that Adults Cannot Forget
- Kerukunan Umat Muslim Indonesia Menarik Perhatian Ketua Dewan Mufti Rusia
- Hana Tajima Simpson, Blasteran Jepang-Inggris, Mengagumi Kandungan Alquran
- Himbauan Kpd. WNI Yang Berada Di Jepang Maupun Yang Akan Berkunjung Ke Jepang
- Kewaspadaan Pemerintah Malaysia Terhadap Hari Valentine, dan bagaimana Dengan Indonesia?
- Satelit Dunia Islam Segera Menjadi Kenyataan
- Adik Ipar Tony Blair Masuk Islam
- Permintaan Produk Halal Cina Meningkat
- RI-Arab Saudi Gelar Lomba Hafal Alquran dan Hadis Tingkat ASEAN
- Barack Obama Dalam Peringatan 11 September: “AS Tidak Pernah Berperang Dengan Islam”
- Suka Cita Berhari Raya Idul Fitri di Paris
- Allah SWT Adalah Raja Segala Raja Seluruh Makhluk di Bumi dan di Langit
- Deddy Darussalam: KJRI Dubai Pulangkan 35 Orang TKW Bermasalah
- Sarawak Timber Association/STA Setuju Naikklan 20 % Standar Upah Minimum TKI
- KBRI Cairo: Menyelenggarakan Peringatan Isra` Mi`raj Nabi Muhammad Saw di Masjid Indonesia Cairo
- Pangeran Charles mengakui: Mengikuti Prinsip-Prinsip Spiritual Islam Akan Dapat Menyelamatkan Dunia
- Moskow Selenggarakan International Halal Expo 2010 Bersama 60 Perusahaan
- Menlu: Indonesia Serukan Kepada Dunia Agar Mengambil Langkah Tegas Untuk Israel
- RI Diminta Latih Manajemen Haji Muslim Rusia
- RI Usulkan Pembentukan Misi Pencari Fakta Internasional
- Cendekiawan Indonesia di AS Luncurkan Buku Bertema Kebangkitan Nasional
- Tikus Menyelonong Saat Barack Obama Pidato
- Mangasi Sihombing, Toleransi dan Kerukunan Beragama Kunci Persatuan Indonesia
- Kuliah Rektor UIN Alauddin di Napoli Italia: Islam Indonesia Menekankan Persamaan dan Perdamaian
- Dubes RI Untuk Vietnam, Soft Power, Kunci Asia Tenggara Memenangi Persaingan Abad ke-21
- Hari Buruh di AS, Mempelajari Aspek-aspek Pendidikan dan Spiritual











