Internasional

Paus Benedictus XVI, Adanya Pengkhianatan Gereja, Mereka Harus Bertanggung Jawab di Depan Tuhan

ROMA--Paus Benediktus XVI meminta maaf kepada para korban pencabulan anak-anak oleh para pastur Katolik Irlandia. Dalam sepucuk surat kepasturan kepada umat Katolik Irlandia, dia mengakui adanya "pengkhianatan Gereja" yang dialami oleh para korban dan keluarga mereka. Paus mengatakan ada "kesalahan berat" di kalangan uskup dalam menanggapi tuduhan pedofilia. Surat kepasturan ini merupakan pernyataan pertama yang dikeluarkan oleh Vatikan mengenai pencabulan seksual terhadap anak-anak. Permintaan maaf ini menyusul pembongkaran pedofilia di tubuh geraja Katolik Irlandia yang sangat mengguncang lembaga itu.

   

Mary McAleese Presiden Irlandia, Berterima Kasih pada Kaum Muslim

DUBLIN--Presiden Irlandia, Mary McAleese, memuji kontribusi kaum Muslim di negaranya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi. "Mereka sungguh merupakan duta bagi Islam. Mereka tak seperti yang digambarkan Barat," ujarnya, saat membuka forum "Islamic Awareness Week".  Seperti dilaporkan "The Irish Times", adalah penting untuk mengetahui kontribusi positif umat Islam di Irlandia. Menurutnya, banyak studi dan riset yang digagas para ilmuwan Muslim yang memperkaya khasanah keilmuan di negara itu. "Mereka membantu memajukan ilmu pengetahuan, kedokteran, dan penelitian, sehingga membantu perguruan tinggi kita untuk makin mendapat pengakuan di tingkat dunia," katanya.

   

Muslim AS Kampanye Nasional Tolak Buku "Word of Islam"

Organisasi Muslim di AS Council on American-Islamic Relation (CAIR) cabang Pennsylvania akan melakukan kampanye nasional untuk menolak serial buku anak yang isinya bernuansa anti-Islam.  Menurut CAIR yang berpusat di Washington, buku yang terdiri dari 10 seri itu mengajarkan "permusuhan terhadap Islam serta sikap curiga terhadap kaum Muslimin." Buku yang diberi judul "Word of Islam" itu didisain untuk siswa sekolah menengah pertama serta siswa sekolah menengah atas dan diterbitkan oleh Mason Crest Publisher bekerja sama dengan lembaga think-tank sayap kiri di AS, Foreign Policy Research Institute. Kedua lembaga itu berbasis di Philadelphia.

   

Cikal Bakal Masyarakat Indonesia di "the Big Apple City New York"

Tahun 50-an merupakan awal kedatangan para perantau Indonesia ke pantai Timur Amerika Serikat, khususnya New York. Sejak itu, masyarakat Indonesia berbondong-bondong mengikuti jejak pendahulunya mengadu nasib di sebuah kota yang dikenal dengan julukan "the Big Apple" atau "the Dreamland". Adanya perasaan senasib inilah yang membawa mereka datang, menghadiri acara silaturahmi yang diadakan oleh KJRI New York di Wisma Indonesia Scarsdale, Sabtu siang (13/3).

   

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Mancanegara