Permintaan Produk Halal Cina Meningkat
Permintaan akan produk halal di Cina diperkirakan terus bertambah dan semakin besar. Tak heran jika pasar puluhan juta muslim Cina ini pun menjadi incaran para produsen produk halal termasuk Malaysia.
Geliat halal rupanya tidak hanya tampak di sejumlah negara Eropa seperti Perancis atau Inggris melainkan juga Cina. Saat ini Cina memiliki sekitar 20 juta penduduk yang memeluk agama Islam. Meski begitu tak banyak produsen halal dari negara tersebut, sehingga kaum minoritas muslim Cina harus menggantungkan diri dengan produk halal yang diimport dari negara lain.
Dalam hal ini sejumlah negara termasuk Malaysia mencoba menangkap peluang yang ada. Ramli Bakar, selaku Director of Malaysian Investment Development Authority (MIDA) yang berkantor di Guangzhou, Cina mengungkapkan hal yang serupa.
"Permintaan akan produk halal di Cina terus bertambah dan semakin besar. Perusahan halal Malaysia seharusnya dapat memanfaatkan peluang yang ada," ujarnya kepada bernama.com di China International Fair for Investment and Trade (CIFIT 2010) yang berakhir 11 September lalu.
Saat ini di Cina sendiri terdapat lebih dari 200 perusahaan manufaktur Malaysia. Dimana sebagian besar investor Malaysia di Cina tersebut banyak terlibat dalam industri makanan, sarang burung, alumunium dan logam. Tentunya peluang tersebut tidak boleh disia-siakan begitu saja.
Menurutnya alasan didirikan dua kantor MIDA yang berlokasi di Guangzhou dan Shanghai adalah untuk memfasilitasi investasi kedua negara yaitu Malaysia dan Cina. Selain itu Ramli Bakar juga mengungkapkan tentang recana mendirikan kantor baru MIDA di Hong Kong tahun depan.
Sebagai usaha menggairahkan investasi di Malaysia, MIDA juga akan berpartisipasi dalam seminar-seminar perdagangan dan investasi, bisnis eksposisi dan begitu pula dalam mengadakan sesi-sesi business-matching.
Sumber: Detik Food
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
Mancanegara
- Dua Puluh Ribu Lebih Jemaah Haji Telah Tiba di Tanah Air
- Qaradawi Islamic Center Sebar Pesan Islam Kepada Dunia
- Tony Blair (Mantan PM Inggris) Baca Al-Qur’an Setiap Hari
- Athena: Tantangan Kerukunan Umat Beragama Ada di Generasi Muda
- Subject: Japanese Boy Teaches a Lesson in Sacrifice that Adults Cannot Forget
- Kerukunan Umat Muslim Indonesia Menarik Perhatian Ketua Dewan Mufti Rusia
- Hana Tajima Simpson, Blasteran Jepang-Inggris, Mengagumi Kandungan Alquran
- Himbauan Kpd. WNI Yang Berada Di Jepang Maupun Yang Akan Berkunjung Ke Jepang
- Kewaspadaan Pemerintah Malaysia Terhadap Hari Valentine, dan bagaimana Dengan Indonesia?
- Satelit Dunia Islam Segera Menjadi Kenyataan
- Adik Ipar Tony Blair Masuk Islam
- Permintaan Produk Halal Cina Meningkat
- RI-Arab Saudi Gelar Lomba Hafal Alquran dan Hadis Tingkat ASEAN
- Barack Obama Dalam Peringatan 11 September: “AS Tidak Pernah Berperang Dengan Islam”
- Suka Cita Berhari Raya Idul Fitri di Paris
- Allah SWT Adalah Raja Segala Raja Seluruh Makhluk di Bumi dan di Langit
- Deddy Darussalam: KJRI Dubai Pulangkan 35 Orang TKW Bermasalah
- Sarawak Timber Association/STA Setuju Naikklan 20 % Standar Upah Minimum TKI
- KBRI Cairo: Menyelenggarakan Peringatan Isra` Mi`raj Nabi Muhammad Saw di Masjid Indonesia Cairo
- Pangeran Charles mengakui: Mengikuti Prinsip-Prinsip Spiritual Islam Akan Dapat Menyelamatkan Dunia
- Moskow Selenggarakan International Halal Expo 2010 Bersama 60 Perusahaan
- Menlu: Indonesia Serukan Kepada Dunia Agar Mengambil Langkah Tegas Untuk Israel
- RI Diminta Latih Manajemen Haji Muslim Rusia
- RI Usulkan Pembentukan Misi Pencari Fakta Internasional
- Cendekiawan Indonesia di AS Luncurkan Buku Bertema Kebangkitan Nasional
- Tikus Menyelonong Saat Barack Obama Pidato
- Mangasi Sihombing, Toleransi dan Kerukunan Beragama Kunci Persatuan Indonesia
- Kuliah Rektor UIN Alauddin di Napoli Italia: Islam Indonesia Menekankan Persamaan dan Perdamaian
- Dubes RI Untuk Vietnam, Soft Power, Kunci Asia Tenggara Memenangi Persaingan Abad ke-21
- Hari Buruh di AS, Mempelajari Aspek-aspek Pendidikan dan Spiritual












