Wawancara

Enterpreneur Muslim Oleh Prof. Dr. H. Ahmad Sutarmadi

Berusaha dan bekerja merupakan kewajiban bagi setiap insan, untuk dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, dan keluarga yang menjadi  tanggungannya. Banyak jalan yang dapat ditempuh, bekerja secara sendiri-sendiri, bekerja sama dengan orang lain, atau mendapatkan perintah dan bimbingan dengan dan dari orang lain, dan banyak lagi jalan-jalan untuk mendapatkan rizki dari Allah SWT.  Bidang yang digeluti pun bermacam-macam, mulai dari sector pertanian, perikanan, perkebunan, perdagangan, industri, jasa, dll., sesuai dengan kesempatan, kemampuan, peluang yang dimiliki oleh seseorang.

   

Prof Heru Nugroho: Mitos Merapi Sengaja Dipelihara Untuk Melanggengkan Kekuasaan

Gunung Merapi selalu dikait-kaitkan dengan sejumlah mitos. Ada mitos tentang Kiai Sapujagad yang dipercaya bersemayam di Merapi, mitos Mbah Petruk yang dipercaya sebagai sesepuh penunggu Merapi, dan mitos-mitos lainnya. Gunung Merapi pun dipercaya sebagai keraton makhluk halus. Karena itu ada sejumlah tempat di Gunung Merapi yang dikenal angker atau sakral karena ditunggui oleh makhluk halus. Menurut sosiolog Prof Heru Nugroho, mitos-mitos itu ada yang muncul karena pengetahuan tradisional masyarakat, namun ada juga yang sengaja dimunculkan dan dipelihara demi keberlangsungan kekuasaan sang penguasa.

Berikut ini wawancara dengan staf pengajar di jurusan Sosiologi UGM ini, Selasa (2/11/2010):

   

Yusuf Islam: jika Kita Meniru Perilaku Nabi Muhammad Saw, Kita Akan Sukses

Sebelum memeluk Islam, Yusuf Islam dikenal dengan nama Cat Stevens. Ia adalah salah satu seniman besar di tahun 1960-an dan 1970-an, menulis lagu-lagu klasik seperti Matthew & Son, Moonshadow, Wild World atau Father and Son yang kemudian banyak dinyanyikan lagi oleh musisi zaman sekarang. Ia telah menjual lebih dari 50 juta piringan hitam. Saat ini, Yusuf Islam ini bisa dibilang salah satu orang terkenal yang telah mengubah dunia Islam. Ia aktif dalam bidang pendidikan, dan itu membuat pemerintah Inggris mengesahkan dan mendukung pendidikan Islam di seluruh Britania Raya. Ketiga sekolah yang didirikannya di distrik Brent London-Islamia Primary, Islamia Girls 'Secondary and Brondesbury College for Boy—konsisten dengan pembinaannya. Berikut ini adalah petikan ucapannya.

   

Jatna Supriatna, Alam Itu Ibu, "Mother of Earth"

Jakarta-Alam adalah pengayom, tempat manusia dilindungi, seperti ibu menaungi anaknya. Tapi alam telah begitu terdegradasi karena manusia tak memperlakukannya sebagai ibu, dari siapa manusia belajar mencinta.  "Saya selalu mengatakan alam itu ibu," kata Jatna Supriatna. Ketiadaan cinta membuat alam menimpakan bencana kepada manusia. Kata Jatna, "Karena kita tak bijak mengelola alam."

   

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL